Minggu, 27 Mei 2012

Kemacetan akibat banjir

(Photo: Banjir di Tembesi, Batam)
Tak jarang kemacetan yang timbul akibat banjir dimusim penghujan. Hingga berakibat aktifitas dan rutinitas sebagian besar warga masyarakat menjadi terhambat. 
Banjir tersebut bukanlah semata mata dikarenakan debit air hujan yang turun terlalu besar, akan tetapi dikarenakan oleh berkurangnya daerah resapan air dan buruknya sanitasi serta drainase dilingkungan sekitar.
Ditambah lagi akibat ulah sebagian besar pengembang perumahan dan pertokoan yang hanya mengedepankan keuntungan pribadi semata tanpa berorientasi pada lingkungan beserta efek yang dapat terjadi. Banyaknya pemukiman yang dibangun tidak dibarengi dengan sanitasi, drainase serta daerah resapan air yang memadai. Jadi ketika turun hujan, debit air hujanpun tidak dapat lagi tertampung dan disalurkan sesuai kapasitasnya.

(Photo: Banjir di Tembesi, Batam)
Tidak hanya itu saja, Dinas Tata Kota pun seolah olah tidak mau ambil pusing dan perduli dengan apa yang terjadi.
 
Bukan hanya itu saja, bisa kita lihat akibat dari arus dan genangan air dikala hujan turun, aspal jalanan terkikis terbawa erosi arus air yang meluap sehingga terjadi lubang dimana mana di sepanjang jalanan. Tak ayal lagi lubang-lubang tersebut kian lama kian membesar dan berakibat timbulnya kecelakaan dijalan raya.

(by Agel Try)

Sabtu, 26 Mei 2012

Wisata Sejarah "Sumur Tua di Pulau Batam"

Ada banyak heritage spots di Indonesia yang bisa Anda datangi, salah satu di antaranya adalah sumur tua yang berumur lebih dari seratus tahun. Letaknya persis di sebuah kota tua yang bernama Pulau Buluh di sisi Barat Pulau Batam, atau berjarak kurang dari satu mil dari Pelabuhan Rakyat Sagulung.

Sumur ini memiliki kedalaman sekitar tujuh meter dan berdiamater 1,5 meter. Bagian bawahnya ditumbuhi lumut hijau dan rerumputan dari jenis ganggang. Dinding-dinding yang melingkarinya, terbuat dari susunan batu bata berlabel “Batam” produksi pabrik batu bata pertama di Pulau Batam bernama “Batam Brick Works” yang dibangun dan dikelola oleh Raja Ali Kelana sejak 26 Juli 1896. Dan "Batam Brick Works" ini sangatlah terkenal di masanya.

Raja Ja’far beserta kerabatnya yang pernah singgah di Pulau Buluh menghadiahkan sumur ini kepada warga setempat sekitar tahun 1911 seperti tertera disisi luar sumur tua tersebut.

Dari kisah tetua setempat, Abdul Hamid bin Muhammad Yusuf (80), sumur ini telah turun temurun dijadikan sumber air  bagi warga sekitar. Seluruh bagian sumur terbuat dari batu bata dengan perekat batu kapur gamping yang berfungsi seperti semen. Pada dindingnya yang bertebal enam sentimeter, terdapat serpihan cincin porselin yang masih mengkilap jika digosok.

Kesan angker segera terlihat ketika melongok ke bagian dalam.


(by ageltry)

Laki-Laki



Itu artinya berani

Itu artinya mampu

Itu artinya tegar

Itu artinya kuat

Itu artinya mencintai

tanpa membiarkan cinta itu jadi belenggu

dan itu artinya menghargai...


(by: ageltry, 24 December 2010, bth...)